Ketua Asosiasi Sepak bola (ASKOT) Pontianak AKBP Lely Suheri, SH., MM akan menggelar kompetisi antar klub tanggal 29 Agustus 2026.

Olahraga 25 Aug 2026 21:12 2 min read 3 views By budigautama8

Share berita ini

Ketua Asosiasi Sepak bola (ASKOT) Pontianak AKBP Lely Suheri, SH., MM akan menggelar kompetisi antar klub tanggal 29 Agustus 2026.
Pontianak - Kalimantan Barat, Ketua Asosiasi Sepak bola (ASKOT) Pontianak AKBP Lely Suheri, SH., MM akan menggelar kompetisi antar klub tanggal 29 Agu...

Pontianak - Kalimantan Barat, Ketua Asosiasi Sepak bola (ASKOT) Pontianak AKBP Lely Suheri, SH., MM akan menggelar kompetisi antar klub tanggal 29 Agustus 2026.

Kepada media, AKBP Lely Suheri, SH,. M.M pada saat dikonfirmasi, memang benar kita akan adakan Kompetisi antar Klub saat Ngopi bareng disalah satu Kfe Paris Dua beberapa hari yang lalu.

Ia menerangkan disini ada tujuh belas (17) klub Persatuan Sepak bola Indonesia (PSSI) dibawah naungan ASKOT Pontianak, harapan nya semoga klub - klub ini dapat ikut serta mendaftarkan, karena tujuan kedepannya untuk dipilih pemain Porprov (Antar Provinsi), juga untuk Persiapan Liga 4 Januari 2027."ucap Lely Suheri.

Kompetisi rencananya dilaksanakan Lapangan Mentibu Pontianak Timur (Perum 3), sedangkan pembukaannya dilapangan Keboen Sayoek (PSP) oleh Walikota Pontianak Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM.,MT.

Para pemain dari klub yang terdaftar nanti harus berdomisili kota Pontianak, makanya kita mau bikin aturan waktu meeting dalam pertemuan nanti,"ucap Lely Suheri.

Selain itu juga segenap pengurus PSSI Asosiasi Kota (ASKOT) Kota Pontianak dan klub-klub menaruh perhatian besar atas terlaksanakan kompetisi ini.

Menurutnya, yang lalu - lalu ada kompetisi umur 13 dan 15 antar klub dibawah naungan ASKOT dan sekarang banyak faktor penyebabnya, terutama masalah anggaran, dan masalah lapangan.

Padahal lapangan kita punya sebanyak 6 lapangan sepak bola, lapangan PSP (Keboen Sayoek), lapangan Halmahera Jl. Almahera, lapangan SMA 8 Jln. Ampera, lapangan Ujung pandang, lapangan Mentibu Perum 3 Pontianak Timur, lapangan Selat panjang Pontianak Utara.

Terhadap regulasi kebijakan pemerintah Kota Pontianak persoalan, masalah lapangan menjadi polimek bagi kami, soalnya kami mau pakai harus Izin ke Disporapar dan harus bayar retribusi.

Harapan nya, ya mohon dukungan dari Pemerintah setempat, " ungkapnya.

Lain lagi dari pantauan media di lapangan sepak bola, saat ketemu salah satu pemain dari klub dibawah naungan ASKOT yang tidak mau disebutkan nama nya waktu konfirmasi dengan nya menjelaskan mendukung kompetisi, kami ni dulu rajin latihan, karena jarang kompetisi, jadi malas kami nak latihan, karena tak Ade tujuan. Dengan kental dialek melayunya. Sekarang saye main di Mini soccer ja.

Jadi dengan Ade nya kompetisi yang saye bace di media sosial, saye jadi semangat agek.

Ini perlu juga saye sampaikan, bahwa lapangan harus dikelola dengan benar.

Soalnye ade saye dengar dugaan berbau bisnis, yang bukan terdaftar anggote Askot bise latihan. Ini perlu ditertibkan, saye sangat senang dengan Adenye kompetisi ini mudah mudahan kedepannye berlanjut."ungkapnya.

Redaksi.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

IKSPersNews

Recent Articles

Popular Articles