KAJATI KALBAR PIMPIN ZIARAH TMP, LANJUT TANAM 500 POHON DAN BAKTI SOSIAL
KAJATI KALBAR PIMPIN ZIARAH TMP, LANJUT TANAM 500 POHON DAN BAKTI SOSIAL
PONTIANAK, KALBAR — Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar) Dr. Emilwan Ridwan memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Patria Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 dengan tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum yang Berintegritas, Adil dan Humanis.”
Ziarah diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.
Kegiatan diikuti Wakil Kepala Kejati Kalbar Laksmi Indriyah, S.H., LL.M., jajaran para asisten, Kabag TU, koordinator, kasi/kasubag, serta jajaran Kejaksaan Negeri Pontianak dan Kejaksaan Negeri Mempawah.
Tanam 500 Pohon Endemik Kalimantan
Usai ziarah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 500 pohon endemik Kalimantan di kawasan Hutan Universitas Tanjungpura (Untan).
Kegiatan penghijauan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. H. Garuda Wiko, S.H., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Ir. H. Adi Yani, M.H., beserta jajaran serta sekitar 50 anggota Komunitas Tanam Pohon Kalbar.
Kajati Kalbar mengatakan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan menyiapkan manfaat bagi generasi mendatang.
“Menanam pohon berarti menanam harapan,” ujar Emilwan.
Menurutnya, keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari kemampuan pohon tersebut untuk tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Ia menegaskan, menjaga lingkungan membutuhkan komitmen jangka panjang. Penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan dan kepedulian secara konsisten.
Dilanjutkan Anjangsana dan Bakti Sosial
Rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 kemudian dilanjutkan dengan anjangsana dan bakti sosial ke Panti Asuhan Ar-Rahmah, Panti Asuhan Bhakti Luhur, serta Rumah Purnaja Ibu Kitri.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Kejati Kalbar menyerahkan bantuan berupa berbagai kebutuhan sehari-hari kepada penghuni panti dan keluarga purnaja sebagai bentuk kepedulian sosial.
Emilwan menegaskan, peringatan Hari Lahir Kejaksaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut, kata dia, harus menjadi bagian dari penguatan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan.
“Peringatan Hari Lahir Kejaksaan kita isi dengan ziarah untuk mengenang jasa para pahlawan, penghijauan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, serta bakti sosial sebagai wujud kepedulian kepada sesama,” katanya.
Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengabdian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Pengabdian dapat dimulai dari satu pohon yang kita tanam, satu lingkungan yang kita jaga, dan satu tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen insan Adhyaksa untuk bekerja dengan integritas, menjaga lingkungan, peduli terhadap sesama, serta menghadirkan penegakan hukum yang adil, humanis dan dipercaya masyarakat.(Bsg) Sumber Humas Kajati Kalbar
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles